<We_can_help/>

What are you looking for?

Esthetic Dental Care, Jaga Komitmen Layanan Prima Saat Pandemi

Esthetic Dental Care, Jaga Komitmen Layanan Prima Saat Pandemi

MALANG KOTA – Treatment gigi tak mengenal musim pandemi atau tidak. Karena itu, masyarakat tetap datang untuk merawat atau memeriksakan giginya. Seperti para pelanggan Esthetic Dental Care, yang berlokasi di Jalan Raya Danau Toba, Sawojajar, Kota Malang ini.

Esthetic Dental Care yang juga menjadi salah satu peserta Malang Beauty Week ini menjamin perawatan gigi aman serta nyaman meski dilakukan di tengah pandemi Covid-19. Owner Esthetic Dental Care drg Mahendrajaya MM Sp KG mengungkapkan, pelayanan prima diberikan sebagai komitmen menjaga kepercayaan pasien.

Dia memastikan protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat di Esthetic Dental Care. Mulai dari pasien hingga dokter wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). “Kalau pasiennya kita gunakan APD level 1, sedangkan dokter serta perawat tentunya APD level 3 dan pastinya terus diganti per pasien,” ujarnya.

Selain penggunaan APD, Esthetic Dental Care yang berdiri sejak 2006 silam ini juga melakukan penyemprotan secara berkala. Dokter Jaya -sapaan akrabnya- menjelaskan sebelum pasien melakukan treatment, akan dilakukan penyemprotan di ruang perawatan. Selain itu seluruh peralatan yang akan digunakaan juga menjalani tahapan sterilisasi. Sembari menunjukkan beberapa alatnya, dia menyatakan setiap melayani pasien, alat yang digunakan juga berbeda. “Jadi beberapa alat ada yang kami packing setelah disterilisasi,” imbuhnya.

Dia menambahkan, di masa pandemi, setiap dokter di Esthetic Dental Care yang dibagi dalam tiga shift juga membatasi jumlah pasien yang dilayani. Yakni maksimal hanya lima pasien. Itupun dengan membuat janji terlebih dahulu. ”Hal ini juga menjadi ikhtiar kami untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid 19,” tambahnya.

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo

Editor : Ahmad Yani

Dia memastikan protokol kesehatan diberlakukan dengan ketat di Esthetic Dental Care. Mulai dari pasien hingga dokter wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). “Kalau pasiennya kita gunakan APD level 1, sedangkan dokter serta perawat tentunya APD level 3 dan pastinya terus diganti per pasien,” ujarnya.
wa